Showing posts with label Snack. Show all posts
Showing posts with label Snack. Show all posts

Thursday, April 23, 2009

Hakau... dan Segudang Sayuran











Hakau, merupakan jenis dim sum, yang umumnya berisi udang. Dim Sum memiliki arti "Touch the Heart", ini saya tahu setelah menonton sebuah program kuliner TV kabel di Travel & Living . Sering disebut juga Yum Cha, yang arti sesungguhnya adalah "Tea Drinking" dalam bahasa kanton.

Hakau merupakan sebutan dalam bahasa Indonesia, Há Cảo adalah nama vietnamnya, dan banyak nama lainnya seperti har gow , har gau,har kau, har gao, ha gao, ha gow, ha gau, har gaw, ha gaw, har kaw, ha gaau, har cow, or har gaau. Hampir mirip-mirip kan? jadi kalau meleset nyebut sedikit, masih bisa dimengerti oleh yang mendengar...Lol. see detail here: http://en.wikipedia.org/wiki/Har_gow; http://en.wikipedia.org/wiki/Dim_sum

Di Vietnam, hakau bisa dibuat dan dihidangkan seperti resep aslinya terutama di resto-resto cina, atau di toko-toko di pecinan. namun yang saya temukan hakau dalam versi vietnam agak beda dengan yang saya tahu, isinya bisa jadi melulu daging babi, dihidangkan dengan sejenis kecap yang rasanya agak manis, sambal botol dan rau răm, daun-daunan yang bentuknya mirip kangkung tapi kecil dan baunya harum.

Versi saya? Hakau, rau răm, cincangan daun selada, daunt mint dan tomat. Enak? yah..untuk penggemar sayur macam saya, asal sayur bagi saya enak-enak saja. Wong cincau hijau saja saya makan begitu saja tanpa apa-apa, yang buat orang-orang di apartemen bisa menimbulkan reaksi semacam "makan cincau saja...???". Ya sudah lah, toh apa-apa yang saya makan sudah lama menimbulkan banyak reaksi bagi orang-orang di sekitar saya. Gak makan nasi heran, makan sayur doang heran, makan cincau heran, minum susu tawar heran, melihat bentuk salad yang saya buat juga heran...

Nah, hakau dan segudang sayuran, sebetulnya juga dipicu oleh cara makan orang vietnam yang apa-apa doyan dihidangkan dengan se-kebun sayuran. Setelah melihat cara menghidangkan si hakau ini, saya pikir-pikir daripada si rau răm itu sendirian, kan lebih baik saya carikan teman-teman nya, sehingga akhirnya makan Hakau dan...segudang sayuran :)






Rau Răm





Maaf, foto lengkap Hakau segudang sayuran versi saya belum ada, sebab sudah keburu lenyap dalam perut sebelum ingat untuk memotret nya :D

Sunday, March 29, 2009

Hue Food - My Favourite

Makanan Hue banyak macamnya, yang paling terkenal adalah Bun Bo Hue alias Bihun kuah daging sapi versi Hue. Selain Bun alias bihun kuah itu, ada yang terkenal juga namanya Banh Beo, bentuknya bulat gepeng dari tepung tapioka, makanya transparan, di isi dengan udang kecil kering. Di kalangan keluarga Banh ini, yang paling saya doyan adalah Banh It. Praktisnya, makanan ini adalah seperti ronde tapi ukuran lebih besar dan isinya kacang hijau seperti isi onde-onde. Rasanya asin, bukan manis dimakan dengan dituang kecap ikan, dan kalau suka dengan sambal. Di atasnya ditaburi tumisan daun bawang, dan abon ebi. Tapi saya doyan dimakan begitu saja.... Yummy!

Thursday, February 5, 2009

Sugarless Steamed Banana Cake

Ide bikin kue ini, karena Fifo gemar banget kue pisang alias Banh Cuoi di Nguyen Thi Minh Khai. kalau kata saya sih, itu kue pisang pakai tepung beras. Banyak juga yang dijual dengan menggunakan roti tawar. Nah, kemarin ke pasar beli pisang ambon (biarpun di Vietnam, tetap aja saya sebut pisang ambon hehehe...), jadi hari ini busy in the kittchen deh. Setelah orang-orang pada ngantor, saya ngantor dulu di dapur. yang paling lama adalah sibuk memeras kelapa parut buat santan.

Untuk kue pisang ini, saya pakai Quinoa sebagai gantinya tepung beras, dan 2 buah pisang yang saya hancur leburkan (duilah...serem amat..), tapi karena lupa menghancurkan di mangkok yang berbeda, maka pisangnya tidak terlalu lembut. Gak papa lah, kata Fifo kalau sudah di perut semua makanan sama aja hihihi... Seperti biasa saya kalau masak gak punya takaran. Quinoanya berapa sendok? saya gak ngitung. Santan nya? dikira-kira sendiri, kalau mau agak padat ya..sedikit aja. Kalau mau empuk ya santan nya banyakan, asal jangan terlalu encer, nanti tidak bisa padat. Soalnya ini kue tidak menggunakan telur sama sekali.

Paling bawah saya tuangi adonan quinoa yang sudah bercampur pisang lumat, lalu ditaruh potongan pisang segar, adonan quinoa lagi, pisang lagi. Tingginya terserah, asal jangan terlalu penuh nanti tumpah waktu dikukus.

Kue ini tidak menggunakan gula sama sekali. Masak? Swear! rasa manis datang dari buah asli, si pisang.... ;) Sehat kan?

Monday, September 8, 2008

Ketan kukus kacang tolo

Sudah lama niat bikin ketan kukus, buat alternatif sarapan selain ubi merah. Dulu waktu di Surabaya pernah bikin tapi kok lembek. Beberapa hari lalu nemu resep ketan urap kelapanya Bu Fat di NCC, ternyata ketan langsung dikukus. Mulanya gak yakin, takut gak bisa di makan, ternyata iya! :) Jadi, begini neh: (maap bikinnya gak pake takaran). Beras ketan direndam 1 jam (ini pakai ketan Hanoi, butiran nya bulat2), kukus sampai berubah warna (mekar). Sebelumnya rendam kacang tolo dg air panas hingga mekar. Sambil menunggu ketan, didihkan air (atau santan), beri pandan & sedikit garam, masukkan kacang tolo. Kalau ketan juga sudah berubah warna, masukkan ke air mendidih tadi. Aduk rata hingga air meresap. Kukus kembali sampai matang (atau kacang tolo empuk). Saran: bisa di santap dg parutan kelapa, atau kacang sangrai yg ditumbuk kasar & dicampur wijen, atau kedelai bubuk, atau temukan sendiri topping yang disuka. Tanpa apapun juga enak & sehat, makanya fotonya juga so plain, gak inget lagi ngasi garnish hehehe.Tadi begitu diambil dari rice cooker, langsung dicetak bentuk kupu-kupu & kelinci (semoga keliatan yaw :). Kacang tolo merupakan sumber yang luar biasa untuk kalsium (211mg per cangkir), Folat (209 mcg) dan juga sumber yang baik untuk vitamin A (1305 UI), selain kaya akan serat sebagaimana polong2an yang lain. Rencananya, besok mau dikasi santan encer, kayak orang vietnam kalau bikin dessert che dau trang, cuman ini bukan dessert karena gak dibikin manis :)